Selasa, 17 Oktober 2017

Populer Ilmiah



Tradisi Ngaji Setelah Magrib Surut, Ini Penyebanya

Kabupaten Pekalongan terkenal dengan julukan kota santri, hal ini disebabkan tersebarnya pesantren-pesantren hampir di seluruh wilayah baik di kota maupun di kabupaten. Selain itu, Pekalongan dan kabupaten sekitarnya khususnya Pemalang juga termasuk daerah pesisir dimana daerah pesisir itu masih kental dengan ajaran agamanya karena dahulu penyebaran Islam melalui jalur laut dan pesisirlah yang terlebih dahulu dijamah. Namun kenyataannya, hal tersebut belum sepenuhnya menyentuh kalangan mahasiswa dan para remajanya. Hal ini dibuktikan dengan belum optimalnya fungsi masjid yang digunakan untuk melakukan kegiatan mengaji khususnya selepas magrib.
Mengaji ialah kewajiban bagi setiap muslim. Apalagi mengaji Al Qur’an yang merupakan pedoman hidup/ kitab suci umat muslim. Namun melihat perkembangan dari hari ke hari khususnya tradisi mengaji habis magrib ini seakan-akan hampir jarang kita temui khususnya bagi remaja dan mahasiswa. Sekali lagi, penulis menekankan pada remaja dan mahasiswa bukan anak kecil usia dini. Sebenarnya apa yang terjadi sehingga kewajiban yang sudah menjadi tradisi itu sekarang hampir jarang ditemui? Atau siapa dan apa yang salah sehingga kebiasaan mengaji habis magrib ini semakin menurun? Padahal dahulu pemuda-pemudi, remaja dan anak-anak berbaur ramai menjadi satu di dalam masjid/ majlis taklim/ mushola untuk mengaji selepas jamaah sholat magrib.
Kegiatan mengaji merupakan keharusan bagi setiap orang yang mengaku beragama Islam. Mengaji dalam agama Islam merupakan bagian dari ibadah dan orang yang melakukannya akan mendapatkan pahala. Mengaji tidak hanya dilakukan oleh anak usia dini saja, melainkan para remaja, mahasiswa, dewasa dan orang tua. Tetapi seiring perkembangan zaman, para remaja dan mahasiswa sekarang sering meninggalkan kegiatan mengaji habis magrib dikarenakan alasan-alasan tertentu. Alasan-alasan yang diutarakan para mahasiswa dan remaja inipun beragam.
Dari 53 Mahasiswa yang penulis jadikan responden, beberapa alasan atau faktor yang menghambat para mahasiswa tidak mengaji diantaranya seperti malas, tidak ada teman, banyak tugas kuliah, lelah, tidak ada niat, dan nonton tv/ main gadjet. Namun jika dari semua faktor tersebut diurutkan, maka yang paling banyak ialah dikarenakan faktor lelah. Kemudian diikuti oleh banyaknya tugas yang didapat dari kuliah, disusul dengan malas dan faktor lebih memilih nonton tv ataupun main gadjet. Adapun tidak ada niat berada tepat dibawah nonton tv/main gadjet dan faktor terakhir ialah karena tidak ada teman.
Dari beberapa responden, penulis dapat menyimpulkan bahwa semua faktor penghambat yang penulis sebutkan diatas saling berkaitan satu sama lain. Setelah penulis klarifikasi dengan masing-masing responden, ternyata atau faktor yang menghambatpun sama. Kesimpulan berdasarkan urutan faktornya yaitu mereka lelah dikarenakan mereka memiliki banyak tugas sehingga mengakibatkan malas (karena lelah) sehingga mereka lebih memilih bersantai di kamar/ didepan tv sambil bermain gadjet.
Sangat disayangkan para mahasiswa justru cenderung berlari ke tv ataupun gadjet disaat mereka lelah dari pada untuk mengaji. Maka, penulis menyarankan kepada para orang tua agar bisa membimbing dan menasehati agar anaknya mengikuti kegiatan mengaji selepas magrib. Kepada seluruh lapisan masyarakatpun alangkah lebih baiknya menghidupkan kembali dan menggalakkan kegiatan mengaji selepas magrib. Sehingga, mahasiswa khususnya sebagai agent of change bisa berbaur dan bersosialisasi dengan masyarakat melalui kegiatan mengaji. Sehingga, dengan langkah tersebut minimal mahasiswa bisa terhindar dari bahaya candu gadjet yang menurut psikolog Amerika David Greenfield, PhD gadjet justru bisa mengakibatkan depresi dan bahaya lainnya.
*Penulis hanya meneliti di daerah kabupaten Pekalongan, kota Pekalongan dan kabupaten Pemalang (tempat penulis tinggal). Khususnya mahasiswa IAIN Pekalongan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Sekolah Islam Al Azhar Pekalongan

Gedung Sekolah Islam Al Azhar Pekalonga tampak depan Hai everybody... Bagi kalian yang mungkin masih bingung mencari Sekolah bagus di Kota P...