Selasa, 19 Desember 2017

Lomba Makan




Lomba Makan, Asyik atau Baik?

Apakah anda  pernah melihat orang-orang yang ramai mengikuti lomba makan? Atau bahkan anda juga pernah mengikuti lomba makan? Terlepas dari lomba makan apapun jenisnya. Sekilas lomba makan merupakan jenis lomba yang sangat menyenangkan karena tujuan utamanya yaitu untuk hiburan dan senang-senang. Menjadikan tontonan menarik dan menghadirkan tawa bagi setiap orang yang menyaksikan dengan makan terburu-buru dan terkadang belepotan. Di Indonesia sendiri lomba makan sudah tidak asing lagi. Lomba makan biasanya diadakan dalam rangka event-event tertentu seperti hari ulang tahun dan memperingati hari penting lainnya.

sumber: google.com
 
            Namun tahukah anda bahwa lomba makan ternyata tidak hanya bisa membuat orang tertawa dan havefun. Namun disisi lain ternyata lomba makan ini berbahaya karena bisa tersedak dan bisa menyebabkan kematian.  Lalu bagaimana sebenernya lomba makan menurut pandangan Islam? Bagaimana juga lomba makan jika dilihat dari segi kesehatannya? Lomba makan itu asyik atau baik?
            Dalam konteks agama, terlepas dari agama apapun itu pasti mengajarkan kebaikan. Tak terkecuali juga mengajarkan bagaimana cara memperlakukan makanan dengan baik sebagai bentuk ungkapan rasa syukur kepada Tuhan atas riskiNya. Dalam Islam, makanan bukan saja sekedar asupan untuk kebutuhan energi dan gizi saja, melainkan yang terpenting ialah makanan dapat menumbuhkan kecerdasan dan kesholehan. Itu sebabnya Islam memerintahkan kepada umatnya untuk makan makanan yang halal dan baik.[1] Halal tentu saja dalam hal halal zatnya dan halal cara memperolehnya. Sementara baik adalah baik dalam etika memakan dan menyajikan makanan tersebut. Sehingga jika dua syarat itu terpenuhi maka manusia akan sehat, cerdas dan sholeh. 
             Contoh etika makan dalam agama Islam ialah dengan cara duduk, menggunakan tangan kanan yang bersih dan membaca do’a sebagai ungkapan syukur dan agar diberkahi. Dalam Islampun ada larangan agar ketika kita makan jangan terburu-buru. Biasanya ketika perlombaan makan itu diadakan sudah barang tentu peserta yang mangikuti lomba makan tersebut akan terburu-buru makan dengan cepat dan agar cepat habis sehingga mendapatkan juara. Sedangkan terdapat suatu hadits yang melarang makan janganlah terburu-buru. Rasul pernah bersabda,’’Jika seorang diantara kalian makan, maka jangan tergesa-gesa sampai dia menuntaskan makannya, meskipun iqomah sudah dikumandangakan, (HR:Imam Bukhari)”.
            Lomba makan terbilang sangat menggiurkan karena biasanya lomba makan ini diadakan secara gratis dan mendapatkan hadiah. Hadiahnya pun beragam. Dari yang bernilai rendah hingga tinggi sampai jutaan rupiah. Siapa yang tidak tergiur? Selain itu juga bisa mengenyangkan pula. Namun apakah anda tahu jika lomba makan itu bisa dikatakan berlebihan. Karena lomba makan dikatakan sebagai mengonsumsi makanan yang banyak dalam waktu singkat hingga menyebabkan perut kekenyangan.
            Bagi kaum muslimin, maka makan secara berlebihan adalah hal yang tercela. Dimana Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wassalam sebagaimana di dalam sabdanya, telah menyarankan atau memerintahkan umatnya bahwa perut hendaknya diisi dengan tiga bagian, yaitu 1/3 bagian untuk makanan, 1/3 bagian untuk air dan 1/3 bagian untuk udara. Sehingga dalam agama Islam, makan berlebihan adalah hal yang tercela.
            Dari segi kesehatanpun, mengonsumsi makanan yang berlebihan akan menimbulkan dampak yang buruk. Diantaranya yaitu masalah di pencernaan. Jika anda makan berlebihan atau terlalu kenyang maka akan beresiko mengalami rasa mual, diare dan sembelit. Apalagi jika makanan yang dikonsumsi hanya mengandung karbohidrat yang tinggi, namun sangat miskin dengan kandungan vitamin dan serat yang penting. Jika makanan yang masuk ke dalam tubuh terlalu banyak, maka makanan menjadi tidak tercerna secara sempurna. Hal inilah yang kemudian menyebabkan beberapa masalah seperti timbulnya gas, bersendawa berkali-kali, dan secara umum perut menjadi tidak enak. Dalam jangka panjang, jika masalah pada organ pencernaan terus-menerus terjadi (tanpa adanya upaya untuk menghindarinya), maka bisa mengakibatkan bahaya serius bagi organ pencernaan. Salah sayu upaya untuk menjaga organ pencernaan agar tetap sehat adalah konsumsi makanan yang cukup, dan jangan berlebihan.
            Mengonsumsi makanan yang berlebihan seperti halnya dalam lomba makan juga bisa menyebabkan resiko peningkatan kolesterol tubuh, memicu asam urat, mengakibatkan asam lambung dan radang lambung. Tidak hanya itu, dengan berlebihan makan bisa berdampak buruk bagi kesehatan otak. Terutama di jaman modern ini, yang bermunculan berbagai makanan lezat tetapi tidak sehat. Seperti mengonsumsi makanan yang digoreng secara berlebihan, maka hal in bisa sangat merugikan kesehatan otak Anda. Dimana makanan dengan kandungan minyak dan lemak nantinya bisa menumpuk didalam pembuluh darah. Efeknya mengakibatkan terjadinya hambatan pada asupan darah ke otak, hal ini bisa menyebabkan terjadinya penurunan fungsi otak.
Demikian juga makanan yang disediakan dalam lomba makan yang  mengandung bahan pengawet, pewarna dan bahan kimia lainnya. Jika mengonsumsinya dalam jumlah banyak bisa sangat berbahaya bagi kesehatan otak. Zat-zat seperti ini bisa menjadi penyebab utama merosotnya fungsi otak.  Makan berlebihanpun bisa menyebabkan kenaikan berat badan, akibatnya bisa menghilangkan rasa percaya diri terhadap penampilan diri seseorang yang akhirnya bisa menyebabkan problem depresi, kecemasan, bahkan menurunnya performa seksual. Tak hanya itu saja, lomba makan juga bisa menyebabkan kematian. Seperti kejadian tahun lalu di Cengkareng Jakarta Barat saat seorang tersedak karena terburu-buru makan dalam mengikuti lomba makan yang berhadiah 5 miliar. Alhasil peserta lomba makan itupun meninggal karena tersedak tadi.[2]
            Setelah mengetahui bahaya makan berlebihan, apakah masih tetap ingin mengikuti lomba makan? Atau anda masih ingin tetap menyelenggarakan lomba makan dengan alasan untuk bersenang-senang? apakah anda ingin menanggung berjuta resiko hanya untuk kesenangan sesaat semata? Lomba makan sebenarnya asyik atau baik sih buat anda?


[1] Surat Al Maidah : 88 yang artinya:“dan makanlah makanan yang halal lagi baik (thayib) dari apa yang telah dirizkikan kepadamu dan bertaqwalah kepada Allah dan kamu beriman kepada-Nya”
[2] Dilansir dari laman  kompas.com diakses 16 Desember 2017 pukul 06.03 wib

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Sekolah Islam Al Azhar Pekalongan

Gedung Sekolah Islam Al Azhar Pekalonga tampak depan Hai everybody... Bagi kalian yang mungkin masih bingung mencari Sekolah bagus di Kota P...